Author: Elisabeth Murni

2

Halo, 2022

Kalender sudah berada di angka 17, minggu ketiga, dan saya baru menulis selamat datang 2022. Cukup terlambat, tapi tak mengapa. Setidaknya saya berusaha untuk memulainya. Mari flashback sejenak. 2021 lalu adalah tahun terburuk dalam...

8

Halo, 2021

Halo, 2021Apa kabarmu wahai blog yang sekian lama kutinggalkan? Lama tidak menulis kemampuan merangkai kata semakin memudar. Memang benar kata orang bijak itu, bahwa menulis sama seperti skill lainnya. Sama seperti pisau. Harus selalu...

8

Melepas Tukik di Pantai Goa Cemara

“Nah, di sini ini biasanya tempat penyu bertelur,” kata Bang Asro sambil menunjukkan beberapa sudut pantai yang bertabur batuan granit. Beberapa kali dia terlihat berhenti, kemudian mengeruk pasir sambil mengamati sesuatu. Saya dan Titis...

33

“Semesta Renjana” dan Kata-Kata yang Mewujud

Saya orang yang percaya bahwa ucapan adalah doa. Kalimat yang diperkatakan terus menerus dan diimani kelak akan mewujud. Karena itu perkatakanlah hal-hal baik. Bertahun-tahun lalu saya kerap berucap “aku mau nulis buku soal Renjana,...

0

Tahun-Tahun yang Berharga dan Layak Dijalani

Banyak orang bilang 2020 adalah tahun yang sangat berat. Tentu saja penyebab utamanya adalah pandemi yang lantas berimbas pada banyak hal. Tapi tidak denganmu, Sash. Boleh dibilang tahun ini adalah tahun berkat dan penyertaan...

nyanyian pengharapan merupakan judul lagu terbaru liora project 6

Nyanyian Pengharapan

“Mbak, minta lirik, dong!” pinta sepupu saya sekitar setengah tahun yang lalu. Sebenarnya dia meminta itu sudah sejak lama, tetapi saya selalu terlupa. Hingga akhirnya dia mengingatkan lagi. “Uhmmm, bentar sek ya. Aku kemarin...

18

Bertahan Melewati Hari-Hari Pandemi

Tanpa terasa sudah 4 bulan saya benar-benar di rumah saja. Jangankan piknik atau pergi ke luar kota, wong menyeberang ring road dan masuk ke area kota saja tidak pernah. Wow, saya merasa takjub dan...